#ruangsenja
Berkata Abu Nashr al-Farabi, mengenai kebahagiaan dan kenikmatan yang akan abadi apabila benilai ibadah.
Kenikmatan belum tentu bahagia. Karena kenikmatan bersifat sementara, sedangkan kebahagiaan bersifat lebih abadi dan ibadahlah yang mengikatnya agar sampai pada keabadian menembus batas ruang dan waktu, dunia dan akhirat.
#renungan #islam #malam #renunganislam #renunganmalam
Abu Nashr al-Farabi said that happiness and pleasure will be eternal if they are valued as worship.
Pleasure does not necessarily mean happiness. Because pleasure is temporary, while happiness is more eternal, and it is worship that binds it so that it reaches eternity, transcending the boundaries of space and time, this world and the hereafter.
