QangTEDI On "Twitter"
"Instagram"
"Facebook"
"Youtube"
"Tiktok"
"Shutterstock"
" Karena Perjalanan Bukan Hanya Sekedar Melangkahkan KAKI kita, Tapi Juga melangkahkan HATI kita ". QangTEDI
Tampilkan postingan dengan label VIDEOS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VIDEOS. Tampilkan semua postingan
BUYA HAMKA DIANTARA MOHAMAD YAMIN, PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN SOEKARNO
" Sedikit cerita "
"Presiden Soekarno pernah 'menyerang' ulama besar di masanya, Buya Hamka. Bersama Mohammad Yamin, Soekarno melalui headline beberapa media cetak asuhan Pramoedya Ananta Toer melakukan pembunuhan karakter atas diri Hamka, namun tak sedikit pun fokus Hamka bergeser dalam menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar. Sebab terlalu kuatnya karakter Hamka, di tahun 1964, Soekarno tak sungkan-sungkan menjebloskan ulama besar asal Minangkabau ini ke dalam penjara tanpa melewati persidangan.
2 tahun 4 bulan lamanya Hamka dipenjara, apakah lantas ia bersedih, mendendam dan mengutuk-ngutuk betapa jahatnya Soekarno padanya?
Tidak! Hamka justru bersyukur bisa masuk penjara. Di dalam terali besi itu ia punya waktu yang banyak untuk menyelesaikan 30 juz Tafsir Alqur'an yang dikenal dengan Tafsir Al-Azhar.
Lantas, bagaimana dengan ketiga tokoh tadi? Pramoedya, Mohammad Yamin dan Soekarno?
Ternyata Allah masih sayang pada mereka, Pramoedya, Mohammad Yamin dan Soekarno. Kekejian mereka pada Buya Hamka tidak harus diselesaikan di akhirat. Allah mengizinkan masalah ini diselesaikan di dunia.
Di usia senja, Pramoedya mengakui kesalahannya di masa lalu. Ia mengirim putrinya, Astuti dengan calon suaminya, Daniel yang mualaf untuk belajar Islam pada Hamka sebelum mereka menjadi suami istri. Apakah Hamka menolak? Tidak! Justru dengan hati yang sangat lapang Hamka mengajarkan ilmu agama pada anak dan calon menantu Pramoedya tanpa sedikit pun mengungkit-ungkit kekejaman Pramoedya. Astuti, anak perempuan Pramoedya pun menangis haru melihat kebesaran hati ulama besar ini. Hamka juga yang menjadi saksi atas pernikahan anak Pramoedya.
Saat Mohammad Yamin sakit keras, ia meminta orang terdekatnya untuk memanggil Hamka. Dengan segala kerendahan hati dan penyesalannya pada ulama besar ini, Mohammad Yamin meminta maaf atas segala kesalahannya. Dalam kesempatan nafas terakhirnya, tokoh besar Indonesia, Mohammad Yamin pun meninggal dunia dengan ucapan kalimat-kalimat tauhid yang dituntun oleh Hamka.
Begitu juga dengan Soekarno, Hamka justru berterima kasih dengan hadiah penjara yang diberikan padanya karena berhasil menulis buku yang menjadi dasar umat Islam dalam menafsirkan Alqur'an. Tak ada marah, tak ada dendam, ia malah merindukan tokoh besar Indonesia, proklamator bangsa karena telah membuat ujian hidup sang Buya menjadi semakin berliku namun sangat indah. Hamka ingin berterima kasih untuk itu semua. Tanggal 16 Juni 1970, seorang ajudan Soekarno datang ke rumah Hamka membawa secarik kertas bertuliskan pendek;
“Bila aku mati kelak, aku minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”
Hamka langsung bertanya pada sang ajudan, "Di mana? Di mana beliau sekarang?" Dengan pelan dijawab, "Bapak sudah wafat di RSPAD, jenazahnya sedang dibawa ke Wisma Yoso."
Mata sang Buya menjadi sayu dan berkaca-kaca. Rasa rindunya ingin bertemu dengan tokoh besar negeri ini malah berhadapan dengan tubuh yang kaku tanpa bisa berbicara. Hanya keikhlasan dan pemberian maaf yang bisa diberikan Hamka pada Soekarno. Untaian doa yang lembut dan tulus dipanjatkannya saat menjadi Imam Shalat Jenazah Presiden Pertama Indonesia.
Terima kasih Buya, atas pembelajaran kehidupan dari cerita hidupmu...
---------------
(Seri Belajar dari Sejarah)
Sumber : dari seliweran group WA
VIDEO CONVERT (KONVERSI) EXCEL KE VCARD ATAU .VCF
Hari ini gw ada kerjaan memindahkan data dalam bentuk excel ke vcard (.vcf) agar data dapat diakses di email atau melalui handphone sehingga dapat memudahkan pekerjaan, tapi data yang mau di konversi ke vcf ada 2000 kontak bisa saja di lakukan secara manual tapinya jarinya bakalan keriting satu-satu import tuh kontak, selain tidak efektif juga sangat menguras waktu.
dan akhirnya satu dua tiga dapat beberapa tutorial selama berselancar di google, youtube sampe pake yahoo search dapat beberapa referensi namun yang ini menurut pribadi saya yang paling mudah difahami dan digunakan tingal klik jadi.
sofwarenya tinggal lo semua dowaload di link ini :
selamat mencoba dan semoga bermanfaat, mohon maaf klo ada yg kurang berkenan.
dan yg dibawah ini videonya :
SEJARAH KOMUNIS (PKI) DAN UMAT ISLAM
Sejarah panjang komunisme dan umat Islam
Bayak yang tidak tahu dan menyangka sejarah kelam Komunis di Indonesia yang di tutup-tutupi. mulia dari tahun 1914 - 1965.
Komunis dianggap pejuang padahal yg di perjuangankan bukan kemerdekaaan Indoesia tapi usaha mendirikan Pemerintah Komunis Hindiabelanda.
Sampai di masa kemerdekaan mereka tidak diam untuk mewujudkan pemerintahan Indonesia mengadopsi paham ini. Berkat Rahmat Allah SWT itu tidak terjadi.
Selamat menyaksikan paparan umat Islam dan komunis di Indonesia.
Komunis dianggap pejuang padahal yg di perjuangankan bukan kemerdekaaan Indoesia tapi usaha mendirikan Pemerintah Komunis Hindiabelanda.
Sampai di masa kemerdekaan mereka tidak diam untuk mewujudkan pemerintahan Indonesia mengadopsi paham ini. Berkat Rahmat Allah SWT itu tidak terjadi.
Selamat menyaksikan paparan umat Islam dan komunis di Indonesia.
ELEVENIA
Selalu ada yang baru di elevenia, marketplace terdepan di Indonesia, yang akan merayakan hari jadinya yang pertama di bulan Maret nanti. Bukan hanya menghadirkan produk bagi Anda para penyuka belanja online, elevenia pun berbagi informasi terakurat menjelang ulang tahun pertamanya di bulan Maret.
Menjelang satu tahun diluncurkannya elevenia, James Lee, CEO elevenia memberikan gambaran mengenai keseluruhan elevenia. Seperti yang dikatakan oleh James, “elevenia merupakan open marketplace yang diusung oleh XL Axiata dan SK Planet dari Korea, di mana total investasinya sekitar 60 juta dolar Amerika.” Lebih lanjut lagi dikatakan bahwa investasi awal perusahaan ini sekitar 36,6 juta dolar Amerika dan di bulan Januari 2015 lalu, elevenia kembali mendapatkan investasi 12 juta dolar Amerika dari masing-masing induk perusahaan. “Penambahan investasi ini merupakan bagian dari rencana elevenia sedari awal. Jadi ini bukan sesuatu yang di luar rencana,” imbuh James lagi. Jumlah investasi di bulan Januari 2015 tadi dialokasikan untuk aktifitas marketing dan juga pengembangan platform elevenia, agar bisa lebih maksimal dalam melayani customer dan juga para seller.
Terkait dengan platform dan layanan, saat ini elevenia memang sedang terus meningkatkan kualitas layanan, terutama pada platform mobile. “Saat ini, 60% traffic elevenia berasal dari mobile, dan 30% dari total transaksi juga berasal dari mobile,” ujar James. Lebih lanjut lagi ditambahkan oleh James bahwa kebiasaan orang banyak untuk melihat-lihat produk terlebih dulu melalui mobile, baru setelahnya mereka akan melakukan transaksi dengan menggunakan desktop.
Saat ini, elevenia sudah memiliki lebih dari 4,2 juta pengunjung unik setiap bulannya dan lebih dari 20 juta pengunjung setiap bulannya. Dengan jumlah pengunjung cukup tinggi ini, tidak membuat elevenia berpuas hati begitu saja.
Salah satu misi kehadiran elevenia adalah untuk membangun ekosistem dunia e-commerce di Indonesia. “Kami di sini hadir dengan komitmen jangka panjang membangun keberlanjutan bisnis dunia e-commerce di Indonesia. Kami juga menyadari bahwa melakukan edukasi pasar di Indonesia mengenai dunia e-commerce bukanlah sebuah hal mudah, terlebih lagi para pemain UKM,” ujar James. Dikatakan lebih lanjut bahwa kompetitor elevenia yang utama bukanlah pemain e-commerce lain, namun mereka yang masih berbelanja offline. “Namun kami menyadari bahwa ini membutuhkan perjalanan panjang dan investasi yang tidak sedikit,” tambah James.
Ketika ditanya apa kunci sukses elevenia dalam membangun bisnis di satu tahun terakhir, James menolak untuk disebut sebagai sebuah kesuksesan. “Masih banyak hal yang harus kami benahi. Jika kami dilihat sebagai sebuah brand besar, kuncinya terletak pada partner besar, mulai dari bank sampai perusahaan logistik, yang selama satu tahun ini sudah memberikan kepercayaan mereka kepada kami, pemain baru di dunia e-commerce. Tak hanya itu, kami juga besar berkat kepercayaan para seller kami, yang sudah bergabung sebelum situs elevenia diluncurkan pada 1 Maret tahun lalu,” ujar James menjelaskan.
Hingga bulan Januari 2015, telah tercatat lebih dari 18.000 seller yang bergabung dan lebih dari 2 juta produk yang terbagi dalam 8 kategori: gadget/komputer, elektronik, fashion, kecantikan & kesehatan, anak-anak dan bayi, home/garden, hobi, serta service/food. Dan hingga Februari awal, sudah tercatat lebih dari 800.000 member telah tergabung di elevenia.
Disinggung mengenai target di tahun 2015 ini, James mengatakan bahwa elevenia sangat siap untuk segala tantangan. “Saat ini kami baik-baik saja, kami masih di track yang tepat. Dan kami sangat siap untuk membuat gebrakan dan mencapai target 5x dari tahun lalu,” ujar James menutup pembicaraan.
Sumber: http://startupbisnis.com/james-lee-elevenia-baik-baik-saja-kami-masih-di-track-yang-tepat/
BUKALAPAK
Bagi Anda yang punya hobi atau usaha jual beli online, pasti kenal dengan nama BukaLapak.com. Situs marketplace ini belakangan mencuri perhatian banyak orang, sehingga menjadi salah satu wadah transaksi jual beli online terbesar di Indonesia. Namun, perjalanan startup yang satu ini hingga menjadi banyak dikenal orang, tentu tak semudah seperti yang kita lihat pada saat ini.
Achmad Zaky yang mendirikan startup BukaLapak.com ini punya cerita perjalanan yang panjang, hingga sekarang situs marketplace itu tumbuh sebagai salah satu yang terbesar dan terpercaya di Tanah Air. Pria asal Sragen, Jawa Tengah itu sudah pernah merasakan jatuh bangun dalam berbisnis, sebelum akhirnya sukses dengan BukaLapak.com. Berbagai jenis usaha pun pernah dijalaninya.
Dengan minat wirausaha yang sudah ada sejak kecil, Zaky sempat mencoba berjualan kaos sablon saat duduk di bangku sekolah menengah. Ketika nasib mengantarkannya berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), dia pun semakin merasakan semangat entrepreneurship yang besar. Di tahun kedua studinya, Zaky mencoba membuka warung mie ayam. Sayangnya, usaha itu gagal.
Namun, dia tak berhenti sampai disitu. Usaha selanjutnya yang dia coba adalah bidang computer, dengan memanfaatkan pengetahuannya sebagai mahasiswa Teknik Informatika. Bersama beberapa orang temannya, Zaky mendirikan startup SMS mobile software dan web development bernama Deft Technology. Meski berkembang pesat, namun dia harus memilih fokus menyelesaikan kuliah.
Tetapi, usaha Zaky untuk membangun startup tak pernah berhenti. Berangkat dari kesuksesan Deft Technology, dia dan timnya membentuk sebuah perusahaan yang diberi nama Suitmedia, yang saat ini masih berjalan dan bisa dilihat pada sitis www.suitmedia.com. Perusahaan ini menawarkan jasa konsultasi dan tim kreatif di bidang teknologi komputer, dengan BukaLapak.com sebagai portofolio.
Bermula dari tahun 2010, ternyata di luar dugaan BukaLapak.com yang hadir sebagai sebuah bisnis software as service ini malah menarik perhatian investor untuk dikembangkan menjadi bisnis e-commerce. Zaky sendiri sebelumnya sempat beberapa kali mendapat penolakan saat mengajukan proposal fundraising ke beberapa investor, meski permohonan investasinya hanya Rp 100 juta.
Pada akhirnya, Batavia Incubator (batavia-incubator.com) yang menjadi investor untuk membantu pendanaan BukaLapak.com. Pada pertengahan tahun 2011, perusahaan e-commerce dari Jepang itu menyediakan dana investasi sebesar 300.000 dolar Amerika Serikat. Peluang yang ditawarkan oleh BukaLapak.com dalam sector e-commerce Indonesia itu pun terus berkembang hingga saat ini.
Lalu, apa nilai lebih yang dimiliki oleh BukaLapak.com? Secara sekilas, situs marketplace ini memiliki konsep yang hampir sama dengan situs-situs e-commerce lainnya yang memfasilitasi transaksi jual beli online di Indonesia. Saat itu, di Tanah Air sudah ada Kaskus.com (sekarang Kaskus.co.id) yang lebih dulu muncul, dan lalu disusul oleh TokoBagus.com dan Berniaga.com (sekarang olx.co.id).
Namun, BukaLapak.com kemudian hadir dengan menawarkan keamanan dan kepercayaan bagi para customer dalam melakukan transaksi jual beli online. Jika sebelumnya banyak muncul kasus penipuan dalam bisnis ini, maka BukaLapak.com datang untuk memfasilitasi perlindungan terhadap pihak penjual dan pihak pembeli, dengan menciptakan sistem transaksi jual beli online yang aman.
BukaLapak.com mensyaratkan seluruh proses transaksi dan pembayaran melalui sistem mereka, yang tentu mereka jamin keamanannya. Dalam prosesnya, pembeli melakukan pembayaran melalui rekening BukaLapak.com, dan kemudian mengkonfirmasikannya kepada penjual. Setelah barang dikirim dan diterima oleh pembeli, barulah BukaLapak.com mencairkan dana hasil penjualan tadi.
Sistem ini dikenal dengan nama Marketplace C2C, atau istilah Rekening Bersama (Rekber). Pada perkembangannya saat ini, sudah banyak berkembang bisnis serupa, termasuk salah satunya Tokopedia.com. Namun, Zaky melihatnya sebagai kompetisi yang bagus bagi perkembangan startup di negeri ini. “Pada dasarnya, bukan lagi masalah BukaLapak versus Tokopedia atau OLX, tetapi bagaimana membangun ekosistem digital Indonesia bersama-sama,” ujar pria berkacamata itu.
(Ditulis oleh Ade Marza)
Sumber Tulisan: http://webhouzz.com/2015/08/25/kisah-di-balik-kesuksesan-startup-bukalapak-com/LAZADA
Awal Cerita Lazada
Kisah sukses Lazada berawal dari awal Januari 2012 ketika Rocket Internet yang pusatnya di Berlin mendirikan kantor di Jakarta. Waktu itu hanya memiliki 4 karyawan untuk Lazada. Pada tanggal 15 Maret 2012, website Lazada diluncurkan. Peluncuran ini tidak hanya di Indonesia saja, melainkan Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Pada awal peluncurannya Lazada memiliki 4000 produk yang dijual dan dibagi menjadi 4 kategori. Dalam kurun waktu satu minggu Lazada mendapatkan customer pertamanya. Customer pertamanya itu memberikan testimoni mengenai kepuasan terhadap layanan Lazada.co.id. Pelayanan yang baik dari segi pembelian sampai dengan aftersales nya membuat Lazada mendapat 1000 pelanggan pada bulan pertamanya, merupakan angka yang cukup fantastis setelah satu bulan dari peluncuran website. Pertumbuhan customer dan supplier yang begitu pesat membuat Lazada membuka kantor baru yang secara khusus untuk menangangi masalah warehouse dan distribusi produk Lazada. Bulan Agustus 2012 Lazada telah merekrut 200 karyawan setelah kerja keras dari awal launching hingga bulan agustus 2012 ini. Perekrutan ini untuk mengimbangi jumlah customer yang semakin banyak dan untuk meningkatkan layanan lazada menjadi lebih baik. Pada tanggal 14 September 2012 Lazada mendapatkan investasi besar dari JP Morgan Asset Management karena melihat potensi Lazada di Indonesia. Kemudian disusul dengan investasi dari Kinnevik, perusahaan investasi asal Swedia menyuntik dana USD 40 juta, dan ditambah lagi suntikan dana oleh Summit Partners sebesar USD 26 juta. Pada akhir tahun 2012 Lazada mengubah desain websitenya agar semakin dinikmati oleh customer maupun supplier dan memberi kemudahan bagi orang yang mencari produk di dalamnya. Pada akhir tahun ini Lazada memiliki 25000 produk yang dibagi ke dalam 13 kategori. Awal tahun 2013 Lazada mendapatkan suntikan dana segar dari Tengelmann, group retail strategis dari Jerman sebesar USD 20 juta.
Model bisnis lazada
Lazada berbeda dengan toko online yang lain seperti tokopedia, kaskus, atau elevenia. Untuk ketiga toko online tersebut lebih mengedepankan C2C. Hal ini menyebabkan owner marketplace memiliki kesulitan dalam mengontrol aktivitas keduanya. Terlebih lagi dalam penanganan masalah trust customer. Owner marketplace tidak dapat mengontrolnya karena aktivitas langsung dilakukan oleh kedua belah pihak. Owner marketplace hanya menangani masalah payment untuk keduanya sehingga dapat meminimalisir penipuan. Dalam mencetak kisah sukses Lazada, Lazada mengedepankan trust customer dengan merekrut supplier trusted dan memiliki kualitas produk tinggi sehingga tidak mengecewakan pelanggan bahkan meningkatkan kepercayaan kepada Lazada. Konsep yang Lazada jalankan ini merupakan konsep B2C (Business to Customer). Lazada membeli produk dari supplier dan dimasukkan ke dalam warehouse mereka sebagian untuk menjadi stok dan sebagian dijual kepada customer. Dalam kasus ini Lazada dapat mengontrol kualitas produk, distribution hingga aftersales kepada customer.
Shipping
Lazada menggandeng beberapa agen ekspedisi terkemuka dan terpercaya di Indonesia seperti JNE, First Logistics, Pandu Logistics dan LazadaExpress. Dalam proses pengiriman ini dibagi menjadi 3 zona yaitu Zona 1 daerah Jabodetabek dengan biaya pengiriman gratis jika minimum pembelian Rp 100.000,00. Zona 2 daerah selain Jabodetabek dari Indonesia bagian Barat hingga Nusa Tenggara Barat. Pada zona ini biaya pengiriman gratis ketika pembelian diatas Rp 90.000,00 dengan berat produk di bawah 6kg. Zona 3 untuk daerah Indonesia timur meliputi Kalimantan Selatan hingga Papua.
Payment method
Untuk mempercantik kisah sukses Lazada. Lazada menggandeng partner perbankan untuk mengatasi masalah product payment. Pembayaran produk dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu melalui COD, dimana pembayaran dilakukan ketika barang dikirim sampai tujuan kemudian customer membayarnya. Cara yang kedua melalui transfer ke rekening Lazada, dalam hal ini Lazada menggandeng Bank BCA, Bank Mandiri, CIMB Niaga, dan Bank BNI. Pembayaran melalui kartu kredit juga disediakan oleh Lazada.
Sumber Tulisan: http://dagdig.com/kisah-sukses-lazada-dari-awal-berdirinya/
Langganan:
Postingan (Atom)
Cari Blog di ini
Entri Populer
-
Nasib Pilkada Berubah Total! Ini Poin Krusial Putusan MK 135 yang Wajib Diketahui Setiap Warga Pernahkah Anda merasa aturan Pilkada sering b...
-
5 Fase Siklus Pemerintahan Islam Fase Kenabian (Nubuwwah): Kepemimpinan langsung oleh Rasulullah SAW yang menyatukan wahyu Ilahi dengan o...
-
MULAI TAHUN 2016 ANAK WAJIB PUNYA KTP DALAM BENTUK KIA SESUAI PERMENDAGRI NO 2 TAHUN 2016 KIA (KTP ANAK) Mulai tahun 2016 seluruh a...
-
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk periode 2025–2030 dalam ...
-
Sejarah pembersihan etnis dan persekusi sistematis pada masa Nazi Jerman tidak didasarkan pada satu undang-undang tunggal, melainkan seran...







