Sejarah Irlandia adalah kisah tentang ketangguhan, mulai dari zaman kuno yang mistis, invasi yang bertubi-tubi, hingga perjuangan panjang menuju kemerdekaan.
Berikut adalah ringkasan perjalanan bangsa Irlandia dari masa ke masa:
1. Masa Prasejarah dan Era Keltik (6000 SM – 400 M)
Pemukim Pertama: Sekitar 6000 SM, pemburu-pengumpul mulai mendiami pulau ini. Peninggalan megah seperti Newgrange (makam batu kuno) dibangun jauh sebelum piramida Mesir.
Kedatangan Bangsa Kelt (Celt): Sekitar 500 SM, bangsa Kelt datang dari daratan Eropa. Mereka membawa bahasa Gaelik, struktur sosial klan, dan budaya prajurit yang menjadi akar identitas Irlandia.
2. Kristenisasi dan Invasi Viking (400 – 1169 M)
St. Patrick: Pada abad ke-5, Santo Patrick membawa agama Kristen. Irlandia menjadi pusat pembelajaran di Eropa (Pulau Orang Kudus dan Cendekiawan).
Zaman Viking: Mulai tahun 795 M, bangsa Viking menyerang dan akhirnya menetap, mendirikan kota-kota pelabuhan penting seperti Dublin, Cork, dan Limerick.
3. Invasi Norman dan Kekuasaan Inggris (1169 – 1600-an)
Kedatangan Anglo-Norman: Atas undangan raja lokal yang bertikai, pasukan Norman dari Inggris mendarat di Irlandia. Ini menandai awal keterlibatan Inggris selama 800 tahun.
Penaklukan Tudor: Di bawah Henry VIII dan Elizabeth I, Inggris memperketat kendali. Mereka memaksakan Protestanisme pada rakyat Irlandia yang mayoritas Katolik, memicu konflik agama yang berlarut-larut.
4. Era Penjajahan dan Bencana Kelaparan (1600-an – 1800-an)
Plantations: Tanah milik warga lokal disita dan diberikan kepada pemukim Protestan dari Inggris dan Skotlandia (terutama di wilayah Utara/Ulster).
The Great Famine (1845–1852): Gagal panen kentang menyebabkan bencana kelaparan hebat. Sekitar 1 juta orang tewas dan jutaan lainnya bermigrasi (terutama ke AS). Populasi Irlandia menyusut drastis dan belum kembali ke angka semula hingga hari ini.
5. Perjuangan Kemerdekaan (1916 – 1922)
Easter Rising (1916): Pemberontakan bersenjata melawan Inggris di Dublin. Meski gagal secara militer, eksekusi para pemimpinnya membangkitkan semangat nasionalisme rakyat.
Perang Kemerdekaan: Melibatkan tentara IRA (Irish Republican Army) melawan pasukan Inggris.
Pemisahan (Partition): Pada 1922, Irlandia terbagi menjadi dua:
Irish Free State (kini Republik Irlandia): Merdeka (mayoritas Katolik).
Irlandia Utara: Tetap menjadi bagian dari Britania Raya (mayoritas Protestan).
6. Era Modern dan "The Troubles" (1960-an – Sekarang)
The Troubles: Konflik berdarah di Irlandia Utara antara kelompok Nasionalis (ingin bersatu dengan Republik Irlandia) dan Unionis (ingin tetap bersama Inggris).
Perjanjian Jumat Agung (1998): Kesepakatan damai yang mengakhiri sebagian besar kekerasan di Irlandia Utara.
Celtic Tiger: Pada akhir 1990-an, Irlandia berubah dari negara miskin menjadi salah satu ekonomi terkaya dan tercanggih di Eropa melalui sektor teknologi dan farmasi.
